Categories
Parenting

Mengalir Saja, Sambil Diarahkan

Gisella anastasia (25), mama dari gempita nova marten (14 bulan) Sebagai orangtua, tutur Gisel, ia tentu harus mengikuti kemauan Gempi. “Tentu sambil diarahkan,” ujarnya menambahkan. Maksud Gisel, saat ada perilaku Gempi yang tidak baik, istri dari Gading Marten ini, akan mengarahkannya ke hal yang lebih positif.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

“Karena Gempi masih kecil, memang harus ekstrasabar. Mengarahkannya harus berulangulang.” Gisel lantas memberi contoh, pada suatu ketika Gempi tidak mau mandi sehabis berenang. “Sudah dijelaskan berulang kali, dia tetap tidak mau mandi, di situasi inilah saya harus tegas. Tentu, saya tidak memaksa dengan kasar, cukup dengan tegas bilang kalau Gempi harus mandi sambil meletakkan Gempi di atas kursi mandinya.” Menurut Gisel, pola asuhnya pada Gempi disesuaikan dengan kebutuhan.

“Kalau Gempi mau bermain, berantakin mainan, berenang, naik-naik tangga, saya ikutin saja kemauannya. Saya tidak terlalu melarang juga tidak terlalu membolehkan. Kalau ada yang berbahaya baru dila rang. “ Gisel mengakui kalau pola asuh pada Gempi terpengaruh oleh pola asuh mamanya dulu. “Mengalir saja, ikutin apa yang saya mau, sambil terus diarahkan dan tegas di situasi tertentu.

Nah, setelah agak besar, Mama ingin kemampuan menyanyi saya lebih baik, karena itu saya diikutkan ke berbagai lomba menyanyi. Mama rajin sekali mengantar saya ke berbagai lomba sampai akhirnya menjadi finalis di Indonesian Idol. Saya sangat berterima kasih pada Mama yang serius membimbing dan men-support bakat menyanyi saya. Mungkin nanti setelah Gempi lebih besar, saya juga akan menerapkan apa yang Mama lakukan ke saya.”

Memberi Contoh Langsung

Zaskia adya mecca (28) mama dari kana sybilla bramantyo (6), kala madali bramantyo (3) Bercerita mengenai gaya asuhnya, menurut Zaskia, ia percaya orangtua adalah panutan bagi anak-anaknya, karena itulah ia selalu memberikan contoh langsung kepada kedua buah hatinya. Baginya, memberi teladan jauh lebih efektif daripada memarahi. Saat salat atau membaca Alquran, misalnya, ia akan meminta anak-anak duduk di sampingnya. Dari situ mereka akan melihat dan belajar memerhatikan.

Begitu pula saat si sulung Kala mengerjakan tugas sekolah, Zaskia akan turun langsung membantu. Zaskia juga ingin anak-anaknya lebih mandiri. Karena itu, sejak usia 3 tahun, Kana dan Kala sudah “sekolah.” Mereka pun tumbuh lebih mandiri. Misalnya, tidak lagi mudah menangis kalau sang mama tidak ada di sampingnya. Tetapi, Zaskia pun tidak mau ngoyo, terkadang menoleransi jika kedua anaknya telat bangun sehingga terlambat ke sekolah. Yang paling penting, Zaskia berusaha selalu dekat dengan para buah hatinya. Maka itu, saat ini ia lebih sering berada di rumah, mengasuh, merawat, bahkan mengantar jemput anak-anaknya ke sekolah.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *