Categories
Home

Mendesain Ruangan yang Ramah Anak

Menata interior ruang membutuhkan perhitungan yang tepat. Tak bisa asal cantik dan rapi, karena faktor kenyamanan dan keamanan juga berpengaruh. Apalagi bila ruang tersebut dihuni oleh anggota keluarga yang sangat rentan, seperti buah hati yang masih bayi ataupun balita. Dibandingkan kamar tidur lain, kamar tidur bayi membutuhkan tingkat keamanan paling tinggi. Itulah sebabnya, banyak produsen furnitur yang mengkhususkan produknya pada furnitur dan perlengkapan bayi. Produk ini tak sekadar memperhitungkan ergonomi orang tua, tapi juga desain yang aman bagi si buah hati.

Ini bukan hal yang sepele, karena desain kamar bayi yang tidak tepat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Anak dapat terjepit, terbentur, atau bahkan terjatuh. Selain furnitur, faktor lain yang tak kalah penting adalah kondisi ruang itu sendiri. Ruang tidur bayi tak berbeda dengan ruang lainnya, tersusun atas dinding, lantai, dan plafon. Perhatikan pula beberapa aspek yang berpengaruh pada kenyamanan manusia seperti pencahayaan dan suhu. Semua faktor tersebut tak bisa lepas dari pertimbangan desain kamar tidur bayi yang nyaman

Pencahayaan

Di kamar tidur bayi, pencahayaan buatan berupa lampu harus dijaga intensitas cahayanya. Jangan sampai ruang terlalu silau karena dapat mengganggu kenyenyakan tidur bayi. Kalaupun lampu selalu dimatikan saat bayi tertidur, pastikan masih ada lampu tidur yang menyala sehingga Anda tetap mudah mengawasinya. Pencahayaan alami pun tak kalah penting. Pastikan ruangan memiliki jendela yang menghadap ke arah matahari terbit. Dengan demikian, di pagi hari Anda dapat menjemur bayi tanpa perlu membawanya keluar. Sinar matahari yang masuk ke dalam ruang juga bermanfaat untuk mencegah kamar menjadi lembap dan bau.

Lantai

Untuk lantai, pilihlah material pelapis lantai yang mudah dibersihkan, contohnya keramik ataupun vinil. Ini untuk mengantisipasi bila lantai terkena tumpahan makanan bayi, susu, ataupun kotoran lainnya. Bila lantai mudah dibersihkan, maka akan aman bagi bayi ketika ia belajar merangkak ataupun berjalan di lantai.

Dinding

Cara paling umum untuk menghias dinding adalah dengan memberi lapisan cat berwarna menarik. Tak jarang, pemilihan cat disesuaikan dengan jenis kelamin si bayi. Sebelum menentukan warna cat yang tepat, ada baiknya Anda berkenalan dulu dengan Volatile Organic Compounds (VOC). VOC didefinisikan sebagai semua kandungan komponen bahan kimia organik yang dapat menguap dan dapat mencemari udara, baik pada saat proses produksi sampai dengan produk tersebut digunakan. efek kesehatan dari VOC di antaranya adalah iritasi pada mata, hidung dan tenggorokkan, sakit kepala, serta mual. Salah satu jenis produk yang mengandung VOC adalah cat dinding. Namun bukan berarti semua cat dinding mengandung VOC, untuk itu Anda perlu lebih teliti dalam memilih merk cat. Dan pastikan proses pengecatan sudah selesai jauh sebelum hari kelahiran. Menggunakan wallpaper juga dapat menjadi solusi yang lebih praktis dan aman.

ranjang nyaman nan aman

Furnitur paling penting untuk bayi adalah ranjang. Saat ini begitu banyak ranjang bayi dengan sisi samping yang dapat dibuka. Tujannya adalah mempermudah ibu ketika akan mengangkat bayinya. Satu hal yang harus diperhatikan adalah sistem penguncian sisi samping tersebut. Pastikan sistem kunci tersebut tidak mudah terbuka ketika bayi mengutak-atiknya. Pilihlah ranjang bayi yang memiliki lemari penyimpanan di bagian bawahnya. Tujuannya adalah agar Anda tidak perlu meninggalkan si bayi ketika harus mengambil peralatan yang dibutuhkan. Umumnya sisi keliling ranjang bayi adalah berupa jeruji. Pilihlah ranjang dengan jarak antar jeruji lebih kecil dari 5cm. Hal ini untuk mencegah tangan bayi terjepit di sela-selanya. Pastikan pula jeruji bayi tidak terlalu rendah sehingga tetap dapat menahan badan buah hati ketika ia sudah belajar berdiri. Jangan gunakan matras yang terlalu empuk dan mudah terbenam.

Karena ketika bayi Anda mulai belajar tengkurap, ada kemungkinan bagian wajahnya dapat terbenam di permukaan kasur dan jadi sulit bernafas. letakkan bantal seperlunya saja. Bantal yang terlalu banyak akan membuat bayi risih untuk bergerak. Jangan pula menumpuk bantal di dekat bayi, karena bantal dapat jatuh menutupi wajahnya. Ukuran matras harus benar-benar pas dengan ukuran ranjang, sehingga tidak ada sela antara matras dengan ranjang. Hal ini untuk mencegah tangan atau kaki bayi terjepit. Setiap bagian ranjang pasti dihubungkan dengan baut.

Pastikan untuk mengecek daya tahan baut secara berkala agar baut tidak kendur. Untuk peletakannya, pastikan ranjang bayi jauh dari stop kontak listrik, sehingga bayi tidak mudah menjangkaunya. Jangan Lupa pastikan tersedia genset di rumah anda. Dengan adanya genset aktifitas di rumah saat bersama anak tidak akan terganggu saat lampu mati. Pastikan membeli genset di supplier jual genset jakarta terpercaya dan bergaransi resmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *